The Next Step (7)

Maret 2010 ..

Bulan ini, 2 Maret 2010, lagi lagi saya menjalani pengukuran sel telur, dan hasilnya telur saya tetap kecil kecil.. yah PCO saya belum sembuh rupanya.. bahkan, dokter yang memeriksa saya kali ini berkata bahwa ada kemungkinan ovarium kanan saya mengalami Hydrosalping. Hydrosalping merupakan suatu kelainan tuba falopi yang membesar atau tersumbat oleh adanya cairan. Saya pun segera browsing untuk mencari tahu maksudnya.

Ternyata, adanya cilia (rambut-rambut halus) dalam tuba falopi membantu pergerakan sel telur masuk ke dalam rahim. Jika pada tuba falopi terdapat cairan, maka proses reproduksi terganggu. Sperma terhambat dan sel telur tidak bisa bergerak maju, sehingga pembuahan tidak terjadi. Hydrosalping bisa juga merupakan pembesaran tuba. Saat sel telur berjalan dari ovarium menuju rahim, sel telur terjebak di area yang membesar tersebut (menyangkut) sehingga sel telur mati disana. Ataupun kalau terjadi pembuahan, embrio yang terbentuk tidak bisa berjalan menuju rahim, sehingga tidak bisa menempel di dinding rahim. Terjadi resiko adanya kehamilan di luar kandungan (kehamilan ektopik)

Sebelum menyampaikan diagnosanya, dokter menanyakan, apakah saya mengalami nyeri ketika berhubungan, dan apakah saya mengalami kram perut sewaktu menstruasi. Yah, saya memang merasakan gejala tersebut, walau tidak selalu.

Masyaallah.. Apa yang harus kami tempuh selanjutnya?

Setelah pemeriksaan usai, suster menghubungi prof. Soeahartono untuk menyampaikan hasil analisa hari itu. Dan saya pun di minta untuk datang mengulang USG transv 2 hari kemudian..

4 Maret 2010, saya diantar suami, kembali ke Lab Fertilitas Graha Amerta. Kali ini USG transv dilakukan sendiri oleh prof. Soehartono.

Hasil pengukuran menunjukkan:
Ovarium kiri      : 1,61 cm, 1,08 cm, 0,77 cm
Ovarium kanan : 1,08 cm, 1,2 cm, 1,06 cm

Ya Allah.. padahal saya sudah minum penyubur dan USG ulangan ini dilakukan di hari ke 15..
Saya merasa lunglai.. apa lagi setelah itu prof. Su (begitu beliau dipanggil oleh suster-suster) memperlihatkan foto USG dari seorang pasien yang kondisi ovarium nya normal, di foto tersebut, telur nya besar-besar, di atas 2 cm semua bahkan ada yang hampir 3 cm.. pikiran saya makin tidak karuan..

Prof. Su kemudian menuliskan resep untuk saya “Glucophage 500mg” di minum rutin 2 X sehari. Beliau juga menerangkan perihal inseminasi yang harus kami tempuh jika ukuran telur saya sudah normal.

note by wikipedia: “Inseminasi buatan adalah peletakan sperma ke follicle ovarian (intrafollicular), uterus (intrauterine), cervix (intracervical), atau tube fallopian (intratubal) wanita dengan menggunakan cara buatan dan bukan dengan kopulasi alami”

IUI-intraurine insemination

IUI-intraurine insemination

Bismillah.. semoga kali ini PCO saya bisa sembuh, dan telur saya pun bisa besar, sehingga kami bisa melakukan inseminasi..

18 Maret .. bersih.. hingga 25 Maret.. bersih.. Ya Allah.. Apakah saya hamil? Hampir saja saya mengucap Alhamdulillah.. tapi.. 26 Maret.. Hati saya pun hancur.. Merah merah itu datang lagi..

Tetap saya mengucap syukur Alhamdulillah, karena suami saya masih tetap disamping saya, dan menguatkan hati saya..

Alhamdulillah Ya Allah.. karena karuniamu, seorang suami yang senantiasa mendukung dan menentramkan hati saya, selalu berada di samping saya.. I Love You So Much Honey..

*info tentang Hydrosalping dapat dilihat di http://menantibuahhati.myol.info/sulit-hamil/masalah-pada-istri/hydrosalping/
*info tentang inseminasi dapat dilihat di http://menantibuahhati.myol.info/terapi-infertilitas/inseminasi/
*info tentang Penyakit Radang Panggul dapat dilihat di http://www.scribd.com/doc/24586434/Penyakit-Radang-Panggul