Adeknya Rafael

Sudah lama Rafael minta adik, setiap malam sebelum tidur selalu berdoa, memohon pada Alloh SWT untuk diberikan adik. Dia mendamba adik laki-laki, katanya agar bisa jadi teman mainnya, main perang-perangan.

Sebenarnya, saya sudah melepas KB IUD sejak usia Rafael 2 tahun, tepat setelah WWL (Weaning With Love) berhasil. Akan tetapi, Alloh belum memberikan kepercayaan kepada kami, untuk menimang bayi lagi.

Setelah ulang tahun Rafael yang ke-3, kami mulai menggiatkan usaha, memperbaiki pola makan, saya mulai ikut senam aerobik, dll. Tapi kami masih dalam tahap belum ingin memulai usaha medis kembali.

Di bulan September 2014, Nadya, adik ipar saya menikah, banyak kesibukan bagi kami semua untuk persiapan acara tersebut, maka, kami pun tidak memikirkan masalah momongan lagi..

Di pertengahan bulan oktober 2014, saya baru teringat bahwa tahun 2014 saya belum melakukan pap-smear. Dan setelah pembicaraan dengan suami, kami pun bersepakat untuk mulai berkonsultasi kehamilan lagi. Dengan harapan, lebih mudah daripada saat berusaha mendapatkan anak pertama..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: